Cerita ini adalah sebuah cerita bahagia perjalanan mimpi kami, mimpi sebuah komunitas paduan suara bernama Infinito Singers yang berdiri se...

Souvenir dari Spanyol

7:42:00 PM Dyah Ayu Amallia 0 Comments

Cerita ini adalah sebuah cerita bahagia perjalanan mimpi kami, mimpi sebuah komunitas paduan suara bernama Infinito Singers yang berdiri sejak Desember 2005.

Keberangkatan kami ke Spanyol, murni karena mimpi. Mimpi dari hampir 40 manusia dengan hasrat kuat bernyanyi dari hati untuk menuangkan rasa dan kebanggaannya terhadap cinta, bangsa Indonesia dan ketulusan menyebarkan pesan dari lagu-lagu yang dibawakan.

Kami terdiri dari orang-orang yang mayoritas bukan musisi maupun ahli dalam bermusik atau bahkan lulusan dari sekolah musik. Infinito Singers pun belum jadi institusi resmi dan siapalah kami dibanding paduan suara lain yang punya akses ke dunia musik Indonesia, kami cuma tahu satu, kami bernyanyi dari hati dan nyanyian kami tulus karena cinta.

Mimpi ini kemudian dibangun bersama dari orang-orang dengan komitmen, dedikasi dan kecintaan luar biasa pada dunia paduan suara dan tentunya Infinito Singers, yang sudah menjadi keluarga bagi kami para anggotanya.

Keikutsertaan Infinito Singers dalam dua kompetisi paduan suara internasional di Spanyol ini merupakan hasil kerja keras bersama para pengurus dan anggota infinito singers serta orang-orang yang baik hati memberikan dukungan penuhnya bagi kami untuk maju membawa nama Indonesia, termasuk kedua orang tua saya yang saya syukuri dengan sangat selalu mendukung setiap kegiatan saya dari dulu hingga sekarang :')

Saya ingat bagaimana saya dan beberapa teman saya, yang kebetulan dipercaya menjadi pengurus Infinito Singers, mempersiapkan segala hal demi keberangkatan kami ke Spanyol. Dari mulai mempersiapkan CV grup, mengisi formulir keikutsertaan kompetisi, pemilihan lagu, perekrutan tim, latihan rutin (bukan hanya nyanyi, kami juga harus menari dan itu susah lho!) pengurusan VISA, tiket, kostum dan lain-lain, semua bekerja keras demi tercapainya mimpi ini.

Apakah kemudian jalannya mulus?pastinya enggaklah. Segala emosi tertuang kala itu, sekarang sih kalau diingat-ingat rasanya mau nangis terharu. Saya sadar betul setiap cita pasti ada kendala dan memang kami harus kerja keras. Berselisih pendapat dan kemudian tegangan tinggi sempat terjadi, tapi satu yang pasti, mimpi dan kecintaan kami terhadap Infinito Singers sama dan begitu kuatnya, itu yang terus merekatkan kami.

Saya sempat berada dalam tingkat stress yang lumayan mempengaruhi emosi saya kala itu, karena satu dan lain hal (salah satunya karena saya juga sedang mempersiapkan pernikahan saya yang waktunya berbarengan dengan persiapan menuju kompetisi. Wow...kalau dipikir-pikir sekarang sih, gila juga ya, ambisius banget kayanya udah mau nikah masih disibukkan dengan hal lain, hihihi). Tapi saya tidak pernah berhenti berdoa. Saya ikhlas Lillahi Ta'ala, saya menjalankan kehidupan saya dengan mimpi-mimpi yang saya punya, tercapai atau tidak, itu urusan nanti, saya tau pasti, akan menyesal jika saya tidak berbuat maksimal demi ini.

Dan eng ing eng....15 Februari 2012 jam 10.40 pagi, sebuah surat datang dari pak pos ke rumah saya yang menyatakan bahwa kami lolos menuju kompetisi Cantonigros, saya sempat diam sesaat dan Bismillah saya buka surat itu dan terbaca kata-kata "CONGRATULATION....."Rasanya mau pingsan, lompat-lompat kegirangan sambil mata berkaca-kaca (saat itu lagi sendirian di rumah pula, hahahaha) kemudian saya kabari teman-teman, yang pertama kali saya telpon tentunya sang choirmaster Irzam R. Dastriansyah, atau biasa kami panggil Iyank (dia juga nih yang nyemplungin saya masuk Infinito Singers, yang kemudian sangat saya syukuri berada di sini, hehe, makasih ya Iyank).

Dan ternyata berkah dari Allah gak berhenti sampai di situ, ternyata kami juga lolos di kompetisi Habanera, ini saja sudah menjadi prestasi bagi kami, karena hanya satu paduan suara yang dipilih mewakili satu negara, dan Alhamdulillah, Infinito Singers, yang terpilih mewakili Indonesia.

Kemudian perjuangan dilanjutkan, latihan rutin dan persiapan administrasi dan tentunya mental untuk berangkat ke Eropa membawa nama Indonesia. Banyak sekali pihak-pihak yang baik hati membantu kami, yang saya tak bisa sebutkan satu-satu di sini. Doa saya gak pernah putus, Allah SWT pasti berikan kami yang terbaik dan Alhamdulillah, perjalanan ini dengan segala suka dan dukanya memberikan pelajaran buat Infinito Singers dan tentunya buat saya pribadi, pencapaian ini adalah awal, masih banyak mimpi kami untuk membawa nama baik Indonesia ke dunia internasional lewat seni paduan suara, semoga saya dicukupkan lahir dan bathin untuk terus bisa menggapai mimpi bersama Infinito Singers.


I love you all Infiniters, terima kasih banyak juga saya haturkan untuk rekan, sahabat sekaligus kakak-kakak saya *mumpung saya yg paling muda, ahahaha* Irzam R.Dastriansyah, Adityo Prasidi dan Avin Kesuma, semoga kita bisa terus sama-sama ya.

Dan ini souvenir dari Infinito Singers buat kalian semua.

Terima kasih banyak Tito dari Puzzle Production atas video luar biasa ini :)

Yang mau tau lebih banyak soal Infinito Singers, silakan follow twitternya di @infinitosingers atau silakan mampir ke websitenya di sini











0 comments: